29 April 2008

Microsoft Silverlight, Aplikasi Client-Side Baru


Seiring dengan berkembangnya teknologi website saat ini, cara orang dalam mengakses dan menikmati sajian informasi yang diberikan oleh website pun semakin berkembang. Jika selama ini teknologi pengembangan web lebih terfokus pada pengembangan client-server, dimana pengakses baru dapat menikmati informasi yang dibutuhkannya setelah hasil request data ke server selesai kemudian ditampilkan di browser client, maka kini telah hadir alternatif lain dari teknologi website ini.

Microsoft Silverlight merupakan sebuah aplikasi yang memberikan pengalaman baru dari sisi client. Dengan memakai plug-in bernama Microsoft Silverlight ini, client diharapkan tidak akan hanya bersikap pasif pada saat menunggu data hasil request ke server selesai dikirim. Konsep yang dipakai dalam pengembangan Microsoft Silverlight sendiri adalah konsep RIA (Rich Internet Application). Konsep ini mengembangkan sisi client untuk dapat mengerjakan fitur interface seperti halnya pada desktop komputer. Untuk mendapatkan hasil yang dikehendaki, sisi client tidak harus selalu me-request ke sisi server, sehingga hasilnya lebih cepat didapat dan responsif. Adapun aplikasi website yang telah banyak memakai konsep RIA ini adalah animasi dan game.

Saat ini Microsoft Silverlight telah dikembangkan ke dalam dua generasi pengembangan, yaitu Silverlight 1.0 RC (Release Candidate) yang mengandalkan Javascript untuk menangani obyek-obyek multimedia dan animasi. Sedangkan generasi Silverlight berikutnya adalah Silverlight 1.1 Alpha Refresh yang telah dikembangkan dengan teknologi .NET Framework.

Untuk saat ini Silverlight baru dapat dinikmati oleh pemakai Sistem Operasi Windows dan Mac OS. Adapun browser yang telah mendukung plug-in ini adalah IE6, IE7, Mozilla Firefox, Opera dan Safari.

BenQ S41


BenQ memperbarui jajaran produk Joybooknya dengan mengeluarkan seri S41. BenQ memperbarui jajaran Joybook-nya dengan peluncuran seri Joybook S41 yang mendapatkan penghargaan. Seri S41 ini menggunakan panel layar lebar 14.1 inci dengan waktu tanggap ultra cepat 16 ms, prosesor Intel®Centrino® Duo, chipset grafis nVIDIA®GeForce® 8600M GS dan sebuah output HDMI. Sebagai tambahan, S41 juga memenangi penghargaan “red dot” Design Award 2007 yang bergengsi.

Dengan memanfaatkan teknologi Laminated Color Metal eksklusif milik BenQ, S41 memadukan pola lingkaran dan bujur sangkar pada tutup metaliknya secara sempurna, sehingga memberi kesan yang tegas bagi para professional yang memakainya. Lagi pula, bantalan tapak tangan aluminium tipis dan halus memberi sestuhan metropolitan, terkesan istimewa, hidup dan kontemporer.

Bermodalkan chipset nVIDIA®GeForce® 8600M GS serta dukungan TurboCache sampai dengan 1 GB, laptop ini menghasilkan pengalaman visual yang mengagumkan serta memberikan efek 3D yang paling kuat bagi game-game terbaru masa kini. Selain itu, dengan teknologi HD nVIDIA® PureVideo™, laptop ini menghasilkan visual dan unjuk kerja yang luar biasa dengan gambar yang jernih dan hasil playback yang utuh, sesuai untuk fitur-fitur gafis dan video terkini.

Output HDMI memungkinkan transimisi video digital HD secara murni sampai dengan resolusi 1080p, serta mendukung audio digital pita lebar tanpa kompresi melalui sebuah kabel. Hal ini mempermudah sambungan ke peralatan-peralatan berdefinisi tinggi seperti pemutar DVD HD dan konsol-konsol game terkini.

S41 hadir dengan sebuah webcam QEye 1.3 MP, sebuah mikrofon internal yang diperlengkapi dengan penekan kebisingan dan fungsi peredam gema, serta audio berkelas bioskop melalui pengeras suara kembar 1,5W yang diperkuat dengan teknologi SRS TruSurround XT. Selain itu S41 juga dilengkapi dengan wireless WAN, 802.11a/b/g/n wireless LAN and built-in Bluetooth® 2.0. yang sudah terintegrasi untuk koneksi yang mudah dengan jaringan dan peripherals yang lain.

Specifications:
Processor
Intel® Centrino® Duo processor technology – Intel® Core™2 Duo processor T7100

Operating System
Genuine Windows Vista™ Business, Genuine Windows Vista™ Home Premium, Genuine Windows Vista™ Home Basic

Graphics
nVIDIA® GeForce® 8600M GS(Max.1GB TurboCache)

Memory (max.)
DDRII 512MB and above (Max to 2.0 GB)

Hard Disk Drive
80/100/120/160 GB (5400RPM-SATA)

Optical Disc Drive
(1) 24X DVD/CD-RW Combo*1
(2) 8X DVD Super-Multi (Support Double Layer) *1

Display
14.1" UltraVivid*1 widescreen display

Communications/Networks
Modem: Built-in 56K / V.92 modem
LAN: Built-in 10 / 100 /1000 Ethernet

Wireless LAN:

  • Built-in 802.11a/b/g (Worldwide countries except Thailand)
  • Built-in 802.11b/g (Worldwide countries)
  • Built-in 802.11a/b/g/n (Worldwide countries except Russia, Ukraine, India, Indonesia, Vietnam, Thailand)
  • Built-in Rev. 2.0/ EDR (optional) *1

I/O Port

  • USB 2.0 x 4
  • HDMI output x 1
  • FireWire (IEEE 1394) x 1
  • RJ-45 Ethernet port x 1
  • RJ-11 Modem port x 1
  • Microphone-in x 1
  • Headphone-out x 1
  • VGA port x 1
  • DC-IN x 1
  • ExpressCard Slot x 1
  • Line-in x 1

Memory
Card Reader
5-in-1 card reader: SD/MMC/MS/MS-Pro/xD

Audio
Built-in Microphone x 1
Built-in 1.5W speakers x 2
Sound System x 2 channels
(1) Sound Blaster Pro Compatible
(2) HD Audio
(3) Noise Suppression & Echo Cancellation supported
(4) SRS TruSurround XT

Sumber : PT. Galva

BenQ S41: Pilihan yang Sulit Ditampik

Notebook
BenQ S41: Pilihan yang Sulit Ditampik
Setelah melihatnya, kami tidak heran jika notebook ini meraih perhargaan red dot Design Award sebagai salah satu produk dengan desain inovatif. Salah satu kuncinya adalah pola lingkaran berwarna ungu di cover atasnya. Kelihatannya memang biasa, namun pola tersebut sebenarnya “ditempel” dengan teknologi khusus yang disebut Laminated Color Metal Technology. Alhasil cover ini tidak cuma memiliki desain unik, namun juga kuat berkat penggunaan bahan dari campuran magnesium.
Sebagai sebuah notebook 14,1 inci, BenQ S41 tampil istimewa di sisi kartu grafis karena menggunakan GeForce 8600M GS. Kartu grafis ini sudah mendukung penuh DirectX 10 sehingga sesuai dengan kebutuhan Windows Vista. GeForce 8600M GS memiliki kecepatan clock grafis 1,2GHz dan kecepatan memori 600Hz, sehingga dapat menjalankan game kelas berat sekalipun. Sayangnya notebook ini cuma dibekali prosesor Intel Core 2 Duo T7100 (1,8 GHz), atau prosesor terendah dalam jajaran prosesor Santa Rosa. Alhasil jika dibandingkan notebook 14,1 inci dari Zyrex dan Axioo, BenQ S41 terlihat tertinggal.
Penggunaan notebook ini secara umum sangat memuaskan. Keyboard dengan ukuran besar dan terasa dalam saat ditekan membuat proses mengetik terasa nyaman. Kami juga menyukai area touchpad yang dibuat kasar, membuatnya responsif saat digunakan. Tombol touchpad yang dibuat menyatu sempat terasa aneh, namun kami berhasil membiasakan diri dengan mudah. Seperti biasa, kualitas layar notebook BenQ terlihat istimewa, dengan brightness yang tinggi sehingga tetap nyaman digunakan untuk menonton film Pirates of Carribean yang banyak menampilkan setting gelap.
Selain keberadaan HDMI, fasilitas yang diberikan notebook dengan bobot 2,4 kg ini tergolong setara dengan notebook lain, seperti WiFi, Bluetooth, kamera, card reader, dan DVD Writer. Namun ada satu hal yang perlu dicatat adalah fasilitas WiFi-nya yang mendukung standar Draft-N. Alhasil kemampuan nirkabelnya tergolong cepat, yaitu sekitar 2,4MB/detik saat mentransfer data berbeda lantai di kantor kami.
***
Dalam catatan kami, tidak banyak notebook kelas 14,1 inci yang memiliki kartu grafis mandiri seperti BenQ S41 ini. Alhasil, performa gaming dan multimedianya lebih istimewa dibandingkan notebook sekelas. Notebook ini memang cuma menggunakan Intel T7100, namun sudah cukup bertenaga untuk menjalankan aplikasi kelas berat sekalipun. Ditambah harganya cuma sekitar US$ 1149 (tanpa sistem operasi), BenQ S41 adalah pilihan yang sulit ditampik.
Plus: Desain bagus; kartu grafis bertenaga; dilengkapi HDMI; enak digunakan.
Minus: Cuma menggunakan prosesor T7100; tidak dilengkapi sistem operasi.
Skor Penilaian:
Kinerja: 4,25
Fasilitas: 3,35
Penggunaan: 4,2
Harga: 4,4
Skor Total: 4,025
BenQ S41

PERFORMA
Multitasking Office 2007
1 menit 12 detik
Membuat film
2 menit 18 detik
Encoding Video
29 menit 33 detik
Encoding Audio
3 menit 12 detik
DAYA TAHAN BATERE
Memutar HD Video
1 jam 42 menit
Battery Eater
1 jam 21 menit
SPESIFIKASI
Prosesor/memori
Intel T7100, 1,8GHz/1GB
Chipset/Kartu grafis
Intel 965 Express/nVidia GeForce 8600M
Harddisk/perangkat optik
SATA 120GB/DVD Writer
Fasilitas
WiFi a/b/g, Bluetooth, Express Card, slot kartu memori (MMC, SD, MS), FireWire, USB 2.0 (3 buah), S-Video, modem, LAN
Layar
14,1 inci, 1280x800 pixel
Sistem Operasi
Linux
Kapasitas Batere
4800 mAh
Dimensi
33,9x25,2x3,5-4,4 cm
Bobot
2,39 kg
Garansi
1 tahun suku cadang&internasional, 3 tahun service
Situs Web
www.benq.com
Harga Kisaran*
US$ 1149

20 Maret 2008

Cara mendapatin film kw dvd

buat para blue fame yang ingin nonton film tampa harus nunggu lama dgn kwalitas bagus
loe tinggal ke www.mininova.com and search judul film yang loe mau..tinggal download deh
oh ya sebelumnya loe mesti punya program bittorent..loe bs download ni program gratis di http://www.bittorrent.com/..
atau klu loe punya browser opera bittorrent ngak perlu..
oh ya loe jg bisa download program and anything here..

cepat 1 film cm perlu 30mnt buat download..buat yang koneksinya dial up....gw kagak tau sih habis cuma 56kb/s ya??
by the way coba aja ding

SELAMAT TINGGAL RENTAL DVD.... dance.gif

Ayat Ayat Cinta



Sutradara :
* Hanung Bramantyo
Produser :
* Dhamoo Punjabi
* Manoj Punjabi
Penulis :
* Habiburrahman El Shirazy
* Retna Ginatri S. Noor
* Salman Aristo
Pemeran :
* Fedi Nuril
* Rianti Cartwright
* Carissa Putri
* Zaskia Adya Mecca
* Melanie Putria
Musik oleh :
* Melly Goeslaw
* Anto Hoed
* Rossa
Distributor :
* MD Pictures
Tanggal rilis :
* 28 Februari 2008
Bahasa :
* Bahasa Indonesia


Ayat-Ayat Cinta adalah sebuah film Indonesia karya Hanung Bramantyo yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria. Film ini merupakan film religi hasil adaptasi dari sebuah novel best seller karya Habiburrahman El Shirazy berjudul Ayat-Ayat Cinta, dan melakukan penayangan perdana pada akhir tahun 2007. Walaupun kisah dalam film dan novel Ayat-Ayat Cinta berlatarkan kehidupan di Kairo, namun proses pengambilan gambar tidak dilakukan di kota itu.

Description:

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disiksa Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?

Karakter :

Fahri bin Abdillah, 28 th (Fedi Nuril)
Mahasiswa bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan kehormatannya. Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis ‘jatuh hati’. Dihadapkan pada kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya.

Aisha, 25 th (Rianti Cartwright)
Mahasiswi asing keturunan Jerman dan Turki, cerdas, cantik dan kaya raya. Latar belakang keluarganya yang berliku mempertemukan dirinya dengan Fahri.

Maria Girgis, 26 th (Carissa Putri)
Gadis Kristen Koptik yang jatuh cinta pada Islam. Dia menderita karena cinta yang teramat dalam kepada Fahri.

Noura bin Bahadur, 22 th (Zaskia Adya Mecca)
Siksa telah menjadi bagian dalam hidupnya. Janin yg dikandungnya menjadikannya terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon bayinya.

Nurul binti Ja’far Abdur Razaq, 26 th (Melanie Putria)
Anak kyai besar di Jawa Timur. Dengan aura yang menenangkan, kecerdasan dan kualitasnya menyatukan segala kelebihannya, dia sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya.



Download Format RMVB
CD 1



CD 2



CD 3

http://rapidshare.com/files/96107965/Ayat-Ayat.Cinta.The.Movie__CD-3.rar

BONUS Original Sound Track (OST) Ayat Ayat Cinta :


Track List :

1. Rossa - Ayat-Ayat Cinta
2. Sherina - Jalan Cinta
3. Rossa - Takdir Cinta
4. Ungu - Tercipta Untukku Ft. Rossa
5. Ungu - Andai Ku Tahu
6. Music Scoring - Opening Scene
7. Music Scoring - Letter From Noura
8. Music Scoring - Thalagi
9. Music Scoring - The Basket
10. Minus One - Ayat-Ayat Cinta
11. Minus One - Jalan Cinta
12. Minus One - Takdir Cinta

Full Album
http://rapidshare.com/files/80684049/OST_Ayat_Ayat_Cinta.rar

25 Januari 2008

Analisa keruskan Monitor (Troubleshoting)

Monitor merupakan perangkat yang penting dalam computer,dibawah ini ada bebebrapa hal yang harus dianalisa jika computer kita mulai rusak.
1. Daftar Kerusakan Power Supply
2. Daftar Kerusakan Horizontal
3. Daftar Kerusakan Vertikal
4. Daftar Kerusakan RGB
5. Daftar Kerusakan Yoke
6. Daftar Kerusakan CRT

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
  1. wewen-analisamonitor.zip

Utak-atik Hardware Komputer

Pengguna komputer pada awalnya adalah orang-orang yang memiliki hobby mengutak-atik hardware, seperti penggemar radio amatir atau rangkaian elektronika. Altair, komputer personal yang pertama, pun dijual dalam bentuk kit yang harus dirangkai sendiri. Saya sendiri memiliki latar belakang pendidikan bidang elektronika, jadi sedikit suka ngoprek hardware meskipun sekarang sudah jarang saya lakukan. Berikut ini sedikit cerita tentang ngoprek hardware.

Komputer yang kali pertama saya miliki adalah komputer Apple. Komputer ini memiliki hardware yang agak terbuka sehingga bisa diutak-atik. Salah satu eksperimen yang saya lakukan adalah membongkar joystiknya. Ternyata di dalamnya hanya ada dua resitor variabel yang nilai resitansinya bergantung kepada posisi dari gagang joystik. Dua resistor tersebut memberikan informasi sumbu X dan Y. Iseng-iseng salah satu resistor tersebut saya paralel dengan sebuah LDR (Light Dependent Resistor), yaitu resistor yang nilai resistansinya bergantung kepada sinar yang dia tangkap. Kalau kena cahaya, nilai resistansinya menjadi berkurang sehingga hasil paralel kedua resistor tersebut membuat nilai gabungannya menjadi berkurang.

Kemudian saya membuat sebuah program sederhana yang membaca nilai koordinat joystik secara berkala—waktu itu dengan menggunakan bahasa BASIC. Saya catat nilai-nilai yang muncul jika LDR terkena cahaya dan jika tidak. Saya ubah program ini untuk mencatat waktu ketika LDR terkena cahaya. Komputer saya simpan di kamar saya yang saya gelapkan. Jika ada orang masuk ke kamar, komputer akan mencatat kapan waktunya dan meyimpan data dalam disket. Jelas program ini tidak secanggih program yang digunaka oleh James Bond atau detektif lainnya, tapi bagi seorang mahasiswa yang baru belajar komputer rasanya hebat banget.

Sumber: InfoLinux 09/2003

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
  1. budi-hardware.zip

Online TV